
Komunitas Moslem Youth Pekalongan bersama Markaz Tahfidz Al Quran Zaid bin Tsabit sukses menggelar Khair Fest 2026 pada 30–31 Januari di Gedung Amanjiba, Klego, Pekalongan Timur. Acara yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pekalongan ini menjadi wadah promosi bagi 40 UMKM lokal serta 17 lembaga pendidikan Islam, sekaligus ajang silaturahmi masyarakat.
Ketua Penyelenggara Khair Fest, Phino Herdian, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan potensi sekolah Islam dan pondok pesantren, sekaligus mengangkat ekonomi kreatif di Kota Batik. Berbagai kegiatan menarik seperti lomba mewarnai, tahfidz, hingga sharing digital marketing dihadirkan secara gratis untuk masyarakat umum.
Melihat antusiasme pengunjung yang tinggi, Phino menambahkan bahwa pihaknya berencana menjadikan Khair Fest sebagai agenda tahunan di Kota Pekalongan. Dengan konsep yang merangkul semua kalangan, acara ini diharapkan mampu memperkuat peran pemuda muslim dalam mendukung pendidikan dan ekonomi kreatif.
Selain bazar dan lomba, Khair Fest juga menghadirkan edukasi kesehatan saraf, kajian parenting, serta aksi sosial donor darah bersama PMI. Kehadiran beragam kegiatan ini menjadikan Khair Fest bukan hanya sekadar festival, tetapi juga ruang kolaborasi yang memperkuat nilai kemanusiaan, pendidikan, dan solidaritas masyarakat Pekalongan. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 2385 |
Pengunjung Online |
: | 1 |