
Komunitas Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Hidup Punya Cerita Wiradesa , Kabpauten Pekalongan , terus berupaya menjaga denyut gerakan literasi di tengah tantangan konsistensi sumber daya manusia relawan di masyarakat.
Ketua Pelaksana Ekosistem Literasi TBM Hidup Punya Cerita , Pertiwi Dian Apriyani mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar saat ini , adalah menjaga komitmen para relawan agar tetap konsisten mendampingi kegiatan literasi secara berkelanjutan.
Meski demikian, TBM Hidup Punya Cerita tetap aktif menghadirkan beragam program unggulan, di antaranya Festival Literasi yang rutin digelar setiap peringatan hari lahir TBM.
kemudian Sekolah Ekologi yang menanamkan kepedulian lingkungan, Ngaji Budaya, pelatihan jurnalistik . serta diskusi “Ngopi” , atau Ngobrol Perkara Literasi, yang digelar dua hingga tiga kali dalam setahun.
Menurut Program-program tersebut mulai memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar TBM. Anak-anak kini semakin terbiasa membaca. bahkan melalui kegiatan “Satu Buku Satu Asa”, mereka didorong untuk berani menyampaikan pendapat dan gagasannya.
Untuk menjaga semangat literasi TBM Hidup Punya Cerita juga mengangkat isu-isu kekinian dalam diskusi, sehingga mampu menarik minat dan antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam menjangkau kalangan muda, TBM Hidup Punya Cerita menjalin kemitraan media dengan Radio Kota Batik, serta memanfaatkan media sosial seperti Instagram dengan konsep kegiatan yang kreatif dan interaktif. Selain itu, kolaborasi dengan TBM di berbagai daerah juga terus dilakukan untuk memperluas jejaring literasi.
Ke depan, TBM Hidup Punya Cerita berharap dapat terus menjadi ruang literasi yang aktif, inklusif dan berkelanjutan. sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4916 |
Hits Hari ini |
: | 3725 |
Pengunjung Online |
: | 1 |