
Sebanyak 50 peserta ditargetkan mengikuti Kompetisi Bahasa Indonesia ke-VII Tahun 2026 yang akan digelar Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Pancasakti Tegal pada 18 Mei mendatang. Ajang ini terbuka bagi siswa-siswi SMA sederajat se-eks Karesidenan Pekalongan, dengan harapan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Bahasa Indonesia di kalangan generasi muda.
Ketua Panitia, Muhammad Labib, menjelaskan bahwa meski kompetisi ini sudah memasuki tahun ketujuh, panitia tidak memasang target tinggi untuk jumlah peserta. Hal tersebut berkaca dari pengalaman sebelumnya, di mana minat terhadap lomba pidato dan baca puisi masih terbatas. Namun, pihak panitia tetap optimis bahwa kegiatan ini akan menjadi wadah positif bagi pelajar untuk mengekspresikan diri.
Dalam kompetisi ini, juara 1 hingga 3 lomba pidato dan baca puisi akan memperoleh piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Sementara itu, seluruh peserta yang berpartisipasi tetap akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka. Dengan biaya pendaftaran sebesar 65 ribu rupiah, kegiatan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pelajar yang ingin mengasah kemampuan berbahasa.
Lebih dari sekadar lomba, ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Para siswa juga diharapkan mampu mengekspresikan gagasan secara kritis dan kreatif, sesuai dengan tema yang diusung: “Bahasa Indonesia sebagai Suara dan Identitas Generasi Muda.” Dengan begitu, bahasa nasional tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga simbol identitas yang relevan di tengah perkembangan zaman. (Opix - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4920 |
Hits Hari ini |
: | 2197 |
Pengunjung Online |
: | 1 |