
Pemulihan pascabanjir di Kota Pekalongan terus dipercepat, Pemerintah kota memastikan kebutuhan dasar warga terdampak, terpenuhi melalui distribusi bantuan pangan dalam jumlah besar.
Setelah penetapan status tanggap darurat oleh Wali Kota, pemerintah daerah mengajukan permohonan bantuan ke Badan Pangan Nasional. Hasilnya, pada tahap pertama disalurkan 13 ton beras untuk delapan kelurahan terdampak.
Memasuki tahap kedua, jumlah bantuan meningkat signifikan, Sebanyak 56,5 ton beras kembali digelontorkan untuk 18 kelurahan. Tak hanya itu, 4.520 liter minyak goreng juga dibagikan kepada warga sebagai bagian dari upaya pemulihan kebutuhan pokok.
Kepala Pelaksana Harian BPBD setempat, Budi Suheryanto, menyampaikan, bantuan ini diharapkan, mampu meringankan beban masyarakat, khususnya pengungsi dan keluarga terdampak banjir.
Selain distribusi logistik, pemulihan infrastruktur juga dikebut, Pemerintah kota berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, untuk perbaikan ruas jalan rusak, sementara dinas pekerjaan umum melakukan pembenahan tanggul guna meminimalkan risiko banjir berulang.
BPBD mengimbau masyarakat, tetap kompak dan meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk menjaga saluran drainase dan menghidupkan kembali budaya kerja bakti, sebagai langkah pencegahan ke depan., (Opik – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 4741 |
Pengunjung Online |
: | 1 |