
Persoalan sampah di kawasan Pantura timur Jawa Tengah, kini diarahkan ke solusi jangka panjang. Empat pemerintah daerah di wilayah Pekalongan Raya, sepakat membangun fasilitas pengolahan sampah modern yang tidak hanya mengurangi timbunan, tetapi juga menghasilkan energi listrik.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesiapan pembangunan Pembangkit Listrik Energi Sampah atau PSEL, pada Selasa petang, 24 Februari 2026. Kesepakatan melibatkan Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang, yang bersepakat membangun fasilitas secara kolaboratif.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menyebutka, proyek ini sebagai terobosan bersama untuk menjawab persoalan sampah regional. Dengan kapasitas pengolahan hingga seribu ton per hari, PSEL dirancang menampung sampah dari empat daerah sekaligus, sekaligus mengubahnya menjadi sumber energi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Lokasi pembangunan direncanakan berada di Kota Pekalongan, dengan kebutuhan lahan sekitar lima hektar, dinilai strategis karena dekat akses tol sehingga memudahkan distribusi dan operasional.
Pemerintah berharap, proyek ini segera masuk tahap realisasi, sehingga beban tempat pembuangan akhir dapat ditekan, dan pengelolaan sampah di Pekalongan Raya, bertransformasi dari sekadar membuang, menjadi menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4954 |
Hits Hari ini |
: | 876 |
Pengunjung Online |
: | 1 |