
Tradisi berbagi uang baru menjelang Idul Fitri, kembali semarak di Kota Pekalongan. Namun tahun ini, perjuangannya bukan lagi antre panjang di lokasi, melainkan “war” kuota secara online.
Layanan kas keliling dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tegal, yang digelar di Halaman Masjid Agung Asy Syuhada, pada Selasa siang, diserbu warga yang sebelumnya harus memesan melalui aplikasi PINTAR.
Umi Aisyah, warga Kuripan Kertoharjo, mengaku lega akhirnya berhasil mendapatkan kuota penukaran tahun ini. Uang pecahan baru itu akan dibagikan sebagai Tunjangan Hari Raya, untuk keponakan-keponakannya.
Umi menyebutkan ini kali pertama dirinya sukses mendaftar sendiri secara daring, setelah sebelumnya kerap menitip pada temannya.
Hal senada disampaikan M. Hafidz, warga Tirto. Jika tahun lalu ia harus pergi hingga ke Tegal karena kuota di Pekalongan habis, tahun ini ia merasa lebih beruntung. Meski begitu, persaingan mendapatkan slot secara online masih menjadi tantangan tersendiri.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal, Bimala menjelaskan, masyarakat yang sudah memesan lewat aplikasi tinggal datang sesuai jadwal, membawa bukti pendaftaran, mengambil nomor antrean, lalu menukar uang sesuai ketentuan.
BI berharap, mekanisme ini membuat tradisi berbagi uang baru, saat Lebaran tetap berjalan tertib, aman, dan semakin mempererat silaturahmi., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4922 |
Hits Hari ini |
: | 3692 |
Pengunjung Online |
: | 1 |