
Pemerintah Kota Pekalongan melalui sinergi lintas sektor terus mengupayakan penyediaan sarana sanitasi bagi warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan bantaran sungai . Langkah ini menjadi solusi bagi hampir 1 persen warga, yang sudah memiliki jamban , namun belum mempunyai septic tank karena kendala lokasi geografis .
Sanitarian Muda Dinas Kesehatan Kota Pekalongan , Maysaroh mengatakan , dalam menangani masalah infrastruktur ini , Dinkes menggandeng DPUPR dan Dinperkim untuk membangun IPAL serta septic tank komunal .
Melalui sistem ini , satu fasilitas tangki septik dapat digunakan oleh beberapa rumah tangga secara bersama-sama , sehingga kotoran tidak lagi dibuang langsung ke aliran sungai yang dapat merusak ekosistem air .
Maysaroh menyebut , pembangunan sarana ini dilakukan secara bertahap setiap tahunnya , berdasarkan data kerawanan sanitasi yang dikumpulkan oleh tim kesehatan di lapangan .
Kolaborasi antara edukasi dari Dinkes , dan penyediaan sarana dari DPUPR, diharapkan mampu mewujudkan target Kota Pekalongan , yang bebas dari pencemaran lingkungan , akibat limbah domestik ., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4919 |
Hits Hari ini |
: | 3512 |
Pengunjung Online |
: | 1 |