
Menjelang arus mudik Lebaran, konsumsi bahan bakar minyak di wilayah Jawa Tengah bagian tengah menunjukkan perubahan pola. Selain meningkatnya penggunaan BBM, minat masyarakat terhadap BBM non subsidi juga ikut naik signifikan.
Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan, stok BBM saat ini dipastikan dalam kondisi aman.
Menurut Taufiq, untuk solar misalnya, konsumsi tercatat sekitar 6 ribu kiloliter, sementara stok yang tersedia mencapai 75 ribu kiloliter atau sekitar 13 hingga 14 kali lipat dari kebutuhan.
Sementara itu, stok Pertamax juga terpantau mencukupi dengan ketersediaan sekitar 90 ribu kiloliter, sedangkan konsumsi baru mencapai sekitar 6 ribu kiloliter. Adapun stok Pertalite tercatat sekitar 207 ribu kiloliter juga masih aman.
Menariknya, selama periode mudik terjadi lonjakan konsumsi Pertamax dan Dex yang meningkat hingga lebih dari 100 persen. Hal ini menunjukkan adanya perubahan psikologis masyarakat, yang cenderung memilih BBM berkualitas lebih tinggi, untuk menjaga performa mesin kendaraan selama perjalanan jauh.
Jika pada kondisi normal penggunaan BBM didominasi sekitar 75 persen Pertalite dan 25 persen BBM non subsidi. Namun pada saat arus mudik komposisinya berubah menjadi, sekitar 60 persen Pertalite dan 40 persen BBM non subsidi. Pihak Pertamina memastikan pasokan BBM tetap terjaga untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, selama musim mudik Lebaran., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4902 |
Hits Hari ini |
: | 2037 |
Pengunjung Online |
: | 1 |