
Produk kopi asal Kabupaten Pekalongan berhasil menembus pasar internasional. Sebanyak 20 ton kopi robusta dari bebrapa wilayah di Kabupaten Pekalongan, resmi diekspor ke Thessaloniki Port, Yunani, melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pada 9 Maret 2026.
Plt Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Widodo menyampaikan kopi, yang berhasil menembus pasar global tersebut, berasal dari daerah penghasil kopi di Lebakbarang, Petungkriyono, dan Paninggaran.
Widodo kepada Radio Kota Batik mengungkapkan, selama ini, kopi dari wilayah tersebut umumnya hanya dipasarkan ke daerah lain di dalam negeri seperti Temanggung.
Widodo menjelaskan ekspor ini dapat terlaksana berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tegal, Kantor Bea Cukai Tegal, Badan Karantina Jawa Tengah, serta CV Lumbung Kopi Nusantara sebagai eksportir.
Total nilai ekspor kopi tersebut, mencapai sekitar 4 miliyar 186 juta rupiah. Dengan keberhasilan ini, diharapkan kopi Kabupaten Pekalongan semakin dikenal di pasar internasional dan membuka peluang pasar baru bagi produk UMKM daerah., (Inez – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4843 |
Hits Hari ini |
: | 4742 |
Pengunjung Online |
: | 1 |