
Menjelang Hari Raya Idulfitri, kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui penyaluran zakat. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekalongan menyalurkan bantuan kepada ribuan pegawai non ASN dan PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan. Program ini menjadi bentuk nyata solidaritas sosial yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat menjelang Lebaran.
Baznas menyalurkan bantuan kepada sekitar 3.630 penerima yang terdiri dari pegawai honorer serta PPPK paruh waktu di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp150.000, sehingga total dana yang disalurkan mencapai sekitar Rp583 juta. Bantuan ini menjadi salah satu wujud pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran.
Wakil Ketua III Baznas Kota Pekalongan, M. Slamet Irfan, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program pentasarufan zakat selama Ramadan yang dimulai sejak Februari hingga Maret 2026. Penerima bantuan di antaranya para guru, termasuk guru PAUD binaan Dinas Pendidikan, serta pegawai honorer lainnya yang selama ini turut berkontribusi dalam pelayanan publik.
Slamet berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan para penerima menjelang Lebaran. Selain itu, penyaluran zakat ini juga diharapkan menjadi bentuk kepedulian sosial yang memperkuat rasa kebersamaan di masyarakat. Dengan adanya program ini, Baznas menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan zakat kepada mereka yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas. (Adam - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 4488 |
Pengunjung Online |
: | 1 |