
Halaman Masjid Raya Al Khuzaemah Kajen dipenuhi ribuan warga dan kader Muhammadiyah pada Jumat, 3 April 2026. Acara Silaturahmi dan Pengajian Akbar ini menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kehadiran tokoh nasional tersebut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan penuh nuansa kebersamaan.
Dalam tausiyahnya, Prof. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya merawat tradisi khas Islam Indonesia, seperti halalbihalal, sebagai modal sosial bangsa. Beliau menjelaskan bahwa ungkapan “Mohon Maaf Lahir dan Batin” bukan sekadar basa-basi, melainkan doa spiritual mendalam untuk kembali ke fitrah. Ia mengajak masyarakat menyempurnakan ibadah Ramadan dengan saling memaafkan, gemar berinfak, serta mampu menahan amarah demi terciptanya harmoni sosial.
Selain pesan religi, Menteri yang dikenal jenaka ini juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial. Ia menekankan pentingnya menjauhi prasangka buruk dan tidak mencari kelemahan sesama. Menurutnya, sikap positif di ruang digital akan memperkuat ukhuwah dan mencegah perpecahan di tengah masyarakat.
Kehadiran Prof. Abdul Mu’ti di Kajen diharapkan menjadi suntikan semangat bagi warga persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan. Dengan dorongan moral dan motivasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin berkhidmat dalam memajukan sektor pendidikan serta meningkatkan pelayanan umat, sehingga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dapat terus terjaga dan berkembang di tengah kehidupan bangsa. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4816 |
Hits Hari ini |
: | 2247 |
Pengunjung Online |
: | 1 |