
Pemerintah Kabupaten Pekalongan melaporkan capaian positif Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. dalam acara Silaturahmi dan Pengajian Akbar di Masjid Raya Al Khuzaemah Kajen, Jumat (3/4/2026). Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah peringkat pertama di Jawa Tengah dalam penurunan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) secara signifikan.
Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan bahwa keberhasilan di bidang pendidikan ini berjalan seiring dengan suksesnya program percepatan penurunan stunting. Kabupaten Pekalongan bahkan meraih juara pertama tingkat provinsi dalam kategori tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil sinergi nyata antara pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat, khususnya ibu-ibu Aisyiyah yang aktif melakukan sosialisasi program kesehatan nasional hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan itu, Sukirman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan menurunkan angka ATS dan stunting tidak lepas dari dukungan masyarakat yang peduli terhadap pendidikan dan kesehatan. Pemerintah bertekad menjaga momentum ini agar pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pekalongan semakin merata dan berkelanjutan.
Selain itu, Sukirman juga berjanji akan meninjau ulang kebijakan rujukan kesehatan agar rumah sakit swasta maupun milik organisasi sosial dapat tumbuh bersama melayani warga. Dengan adanya sinergi yang kuat, ia berharap target pembangunan manusia unggul di Kabupaten Pekalongan dapat tercapai, sekaligus menjadi teladan bagi daerah lain di Jawa Tengah maupun tingkat nasional. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4892 |
Hits Hari ini |
: | 431 |
Pengunjung Online |
: | 1 |