
Meski diguyur hujan deras, namun tak menghalangi dimulainya, program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Sengkuyung, Tahap II tahun 2026 di Kota Pekalongan.
Dalam pembukaan yang digelar secara sederhana di dalam ruangan AULA di SMP Negeri 05 ini, menjadi penanda dimulainya kolaborasi antara TNI dan pemerintah, untuk mempercepat pembangunan di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, selama satu bulan ke depan.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kota Pekalongan, Rudy Hartanto menyampaikan, TMMD bukan sekadar pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.
Program ini tak hanya menyasar pembangunan jalan sepanjang lebih dari 200 meter, tetapi juga membekali masyarakat dengan berbagai edukasi, mulai dari wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga pemanfaatan teknologi dan pengelolaan sampah.
Menurut Rudy, dengan dukungan anggaran gabungan hampir 250 juta rupiah, TMMD diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi warga sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Pemerintah Kota Pekalongan pun menilai, program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya nyata menekan kemiskinan, melalui semangat gotong royong dan pemberdayaan warga., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4842 |
Hits Hari ini |
: | 1069 |
Pengunjung Online |
: | 1 |