
Laboratorium Kultur Jaringan (Kuljar) Kota Pekalongan tetap berupaya menjalankan fungsinya sebagai tempat layanan edukasi pertanian bagi mahasiswa, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Fasilitas ini masih menjadi salah satu rujukan mahasiswa untuk belajar langsung terkait teknik pembibitan dan pengembangan tanaman secara modern.
Selain kegiatan pembibitan, program edukasi seperti Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang juga tetap dibuka. Pengelola Lab Kuljar Dinperpa Kota Pekalongan, Rahmah Lazim menyampaikan, mahasiswa yang ingin melakukan eksplorasi lebih mendalam diharapkan terlebih dahulu berkomunikasi dengan pihak laboratorium agar kegiatan dapat berjalan optimal.
Dalam kondisi saat ini, mahasiswa diharapkan lebih proaktif, termasuk dalam menyiapkan kebutuhan praktik seperti bahan. Keterbatasan anggaran membuat pihak laboratorium belum bisa sepenuhnya menyediakan seluruh kebutuhan seperti sebelumnya, sehingga diperlukan peran aktif dari peserta magang atau PKL.
Meski demikian, Lab Kuljar tetap menyediakan fasilitas utama seperti tempat, peralatan, serta pendampingan profesional selama kegiatan berlangsung. Kebijakan ini diambil agar mahasiswa tetap dapat memperoleh pengalaman praktik secara langsung, khususnya dalam bidang pembibitan, yang menjadi bagian penting dalam memperdalam ilmu pertanian. (Opix - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4824 |
Hits Hari ini |
: | 304 |
Pengunjung Online |
: | 1 |