
Dewan Kesenian dan Budaya Kota Pekalongan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Aula BPKAD pada Sabtu, 25 April. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam melakukan transformasi struktural guna membangun ekosistem kreatif yang lebih berkelanjutan di Kota Batik. Para pelaku seni dari berbagai bidang turut hadir untuk merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
Asisten Dua Setda Kota Pekalongan, Sugiyo, menyampaikan bahwa Musda ini diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang solid dan visioner. Menurutnya, keberadaan dewan kesenian memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan seni dan budaya di daerah. Ia juga mengajak para seniman untuk terus meningkatkan kreativitas, meski di tengah tantangan keterbatasan anggaran daerah saat ini.
Selain penguatan organisasi, pemerintah juga menekankan pentingnya regenerasi pelaku seni melalui pendidikan kesenian sejak usia dini. Sinergi antara seniman dan pendidik dinilai sangat penting agar tidak terjadi pemutusan generasi dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal yang dimiliki Kota Pekalongan.
Melalui Musda ini diharapkan dapat terpilih sosok pemimpin yang kompeten serta mampu membawa program kesenian Pekalongan ke tingkat nasional. Dengan semangat kebersamaan, Dewan Kesenian diharapkan menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh praktisi seni untuk terus berinovasi dan berkarya demi kemajuan budaya dan masyarakat. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4952 |
Hits Hari ini |
: | 2614 |
Pengunjung Online |
: | 1 |