
Yayasan Ma’had Islam Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan mental spiritual. Melalui berbagai satuan pendidikan yang dikelola, yayasan ini mendorong penguatan karakter sejak dini sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Perwakilan Yayasan Ma’had Islam, Nurkhan, menjelaskan bahwa pendidikan di lingkungan Ma’had tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata. Para siswa juga dibiasakan menerapkan tata krama serta nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan agar mereka mampu beradaptasi dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Salah satu prinsip unik yang diterapkan adalah keseimbangan antara keterampilan fisik dan ibadah, yang dikenal dengan filosofi “sholat dulu baru silat”. Melalui prinsip ini, siswa yang aktif dalam kegiatan olahraga maupun seni tetap diarahkan untuk mengutamakan kewajiban spiritual, sehingga terbentuk pribadi yang memiliki integritas moral yang kuat.
Nurkhan menambahkan bahwa inovasi pendidikan tersebut juga dirancang agar suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak-anak. Dengan dukungan penuh dari orang tua serta pihak yayasan, transformasi pendidikan ini diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia di masa depan. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4910 |
Hits Hari ini |
: | 495 |
Pengunjung Online |
: | 1 |