
Meski di tengah keterbatasan anggaran, Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Pekalongan , tetap menunjukkan komitmennya, dalam mencetak atlet berprestasi. Kondisi minimnya dukungan dana , tidak menyurutkan langkah organisasi ini, untuk terus melakukan pembinaan secara konsisten dan berkelanjutan .
Meski dengan sumber daya terbatas , FORKI Kota Pekalongan tetap aktif mengirimkan atlet ke berbagai kejuaraan , baik di tingkat provinsi seperti di Magelang , maupun ajang nasional di Semarang . Hasilnya pun membanggakan , para atlet karate berhasil membawa pulang medali , dan menunjukkan peningkatan prestasi dari waktu ke waktu .
Ketua FORKI Kota Pekalongan , Zubaidah menegaskan, keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan , untuk berhenti membina atlet . Menurutnya , FORKI memiliki tanggung jawab besar , dalam mendampingi para atlet , agar mampu berkembang dan bersaing , hingga ke jenjang yang lebih tinggi .
Selain pembinaan rutin , FORKI juga tengah mempersiapkan Batik Karate Cup II , yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang . Turnamen ini , diharapkan menjadi wadah untuk menambah jam terbang , sekaligus mengasah mental tanding atlet . Dukungan pemerintah pun terus menguat , termasuk dalam mendukung pembinaan , dan penyelenggaraan kejuaraan karate di Kota Pekalongan ., (Opik - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4920 |
Hits Hari ini |
: | 753 |
Pengunjung Online |
: | 1 |