
Para pedagang di kawasan eks Pasar Darurat Sorogenen berharap, proses relokasi yang dilakukan Pemkot Pekalongan berjalan jelas dan tetap disertai pendampingan, hingga mereka menempati lokasi baru.
Di tengah penataan kawasan taman kota tersebut, pedagang meminta kepastian tempat berjualan agar aktivitas usaha mereka tidak terganggu.
Salah seorang pedagang ikan, Kundriyah mengaku, telah berjualan sejak awal pasar darurat dibuka dan sudah mengikuti proses pendataan, yang dilakukan pemerintah. Namun hingga kini ia masih menunggu kepastian lokasi relokasi.
Menurut Kundriyah, informasi yang jelas sangat penting, agar para pedagang bisa segera menyesuaikan diri, dengan tempat baru dan menata kembali usahanya.
Kundriyah menambahkan, tidak semua pedagang selalu berada di lokasi, saat pendataan berlangsung, karena mereka memiliki jam berjualan yang berbeda-beda.
Sementara itu, pedagang pisang Abdul Halim menyampaikan, selama ini harus “kucing-kucingan” dengan petugas, karena berjualan menggunakan sepeda motor di area penataan. Ia memilih pergi saat para petugas datang untuk menghindari persoalan.
Abdul mengaku telah berjualan selama puluhan tahun, berharap relokasi dapat memberikan solusi yang adil, sehingga pedagang kecil tetap bisa mencari nafkah dengan tenang., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4834 |
Hits Hari ini |
: | 422 |
Pengunjung Online |
: | 1 |