.jpeg)
Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat sinergi dengan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia atau IPEMI setempat, guna mendorong pertumbuhan UMKM di Kota Santri. Melalui audiensi di Ruang Rapat Bupati, beberapa waktu lalu, kedua belah pihak memetakan potensi produk local, serta kendala yang dihadapi para pelaku usaha.
Plt Bupati Pekalongan , Sukirman menyampaikan, berbagai produk unggulan seperti kopi , jamu , hingga rengginang singkong memiliki dampak ekonomi berantai yang luas. Keberagaman produk ini melibatkan banyak sektor , mulai dari petani rempah hingga peternak , yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi kerakyatan .
Namun demikian , Sukirman menyoroti tantangan utama, yang masih dihadapi UMKM saat ini , yakni kapasitas pengemasan atau packaging serta strategi pemasaran. Minimnya sentra ekonomi yang representatif di Kabupaten Pekalongan, juga dinilai menjadi hambatan, dalam menjangkau pasar yang lebih luas .
Menanggapi hal tersebut , Pemkab berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, dan pelatihan bagi para pelaku usaha kecil menengah . Harapannya, dengan kualitas kemasan yang lebih baik dan dukungan pusat oleh-oleh yang memadai, produk UMKM lokal dapat semakin mandiri dan berdaya saing tinggi ., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 2 |
Total Pengunjung |
: | 4925 |
Hits Hari ini |
: | 2688 |
Pengunjung Online |
: | 2 |