
Menghadapi derasnya arus informasi palsu atau hoaks, yang mencapai angka 27 persen di media sosial , GP Ansor Kota Pekalongan mengambil langkah progresif dengan merambah dunia digital .
Kader Ansor kini aktif menggunakan platform TikTok, untuk menyiarkan secara langsung atau live pengajian kitab dan diskusi keagamaan . Langkah ini bertujuan untuk mengisi ruang digital dengan konten yang edukatif , sejuk , dan terpercaya .
Ketua GP Ansor setempat , Jihan Setiabela menyampaikan , pentingnya sikap tabayyun atau verifikasi sebelum membagikan informasi di media sosial . Melalui gerakan literasi digital ini , Ansor berupaya membentengi masyarakat, dari upaya adu domba dan konten negatif yang dapat memecah belah persatuan . Kader di tingkat ranting pun diwajibkan menjadi pelopor penyebaran berita positif .
Selain itu juga penguatan ekonomi anggota, melalui pembentukan Badan Usaha Milik Ansor atau BUMA . Jejaring ekonomi ini dirancang untuk menghubungkan para kader, yang memiliki beragam usaha , mulai dari konveksi sarung , pengusaha properti , hingga UMKM kuliner.
Jihan mengajak para pemuda untuk tidak ragu bergabung GP Ansor , karena selain mendapatkan bekal spiritual , mereka juga berkesempatan memperluas relasi bisnis , yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di masa depan .. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4834 |
Hits Hari ini |
: | 28 |
Pengunjung Online |
: | 1 |