
Komunitas Triple eR Warriors mulai memperluas gerakan peduli lingkungan, di wilayah Kota Pekalongan , dengan menyasar kalangan pelajar, yang akan dijadikan sebagai agen perubahan pengelolaan sampah berbasis edukasi .
Founder Triple eR Warriors, Soeroso menyampaikan, persoalan sampah merupakan isu nasional yang harus ditangani secara berkelanjutan. Pengalaman Kota Batik menghadapi kondisi darurat sampah pada tahun 025 , disebut menjadi pelajaran penting untuk membangun perubahan perilaku masyarakat melalui pendidikan .
Pasca pelaksanaan rapat koordinasi , komunitas tersebut akan melakukan rekrutmen di seluruh satuan pendidikan di Kota Batik. Nantinya , setiap sekolah akan membentuk komunitas kecil yang terdiri dari siswa dan guru yang memiliki komitmen tinggi , terhadap pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R .
Soeroso menambahkan , selain rekrutmen , para peserta juga akan mendapatkan pelatihan pengelolaan sampah dan menjalankan berbagai kegiatan rutin di sekolah masing-masing., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4916 |
Hits Hari ini |
: | 3986 |
Pengunjung Online |
: | 1 |