
Kondisi hidran di wilayah Kota Pekalongan , yang belum berfungsi secara optimal , menjadi perhatian penting dalam upaya penanganan kebakaran .
Kepala Bidang Damkar,Damkarmat di Satpol P3KP setempat, Kukuh Adi Sri Satyanto mengatakan , pemasangan baru dan pengelolaan hidran yang lama , harus dilakukan melalui koordinasi dengan Perumda Tirtayas serta DPUPR , terhadap tata ruang maupun jaringan suplai air .
Menurut Kukuh , beberapa hidran yang sudah terbangun saat ini, mengalami kendala pada suplai air yang kurang lancar . Karena itu, pemasangan hidran baru harus disesuaikan, dengan peta jaringan pipa PDAM, agar distribusi air dapat maksimal saat digunakan untuk penanganan kebakaran.
Kukuh menjelaskan , pada tahun lalu pihaknya telah memasang hidran baru, di depan Mako Damkar Kelurahan Panjang , karena lokasi tersebut memiliki jaringan PDAM berukuran besar . Selain itu , Damkar juga mengusulkan pemasangan hidran di kawasan pembangunan gedung Pemerintah dan DPRD Kota Pekalongan .
Kukuh menambahkan saat ini , hidran kota yang masih aktif disebut berada di depan Mako Damkar . Sementara itu , sejumlah pusat perbelanjaan seperti Yogya Mall , Ramayana , dan Transmart memiliki hidran mandiri yang dibangun sendiri oleh pengelola , sesuai rekomendasi dari pihak Damkar guna menunjang sistem keamanan kebakaran, di area pusat perbelanjaan ., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 2544 |
Pengunjung Online |
: | 1 |