
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Tengah menghadirkan inovasi unik dengan menyulap kapal patroli menjadi perpustakaan terapung bagi para nelayan di Kota Pekalongan. Program bertajuk Kapal Pintar tersebut rutin digelar satu kali dalam sepekan saat kapal bersandar di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan. Kehadiran program ini menjadi upaya mendekatkan budaya literasi kepada masyarakat pesisir di tengah aktivitas melaut yang padat.
Komandan Kapal Patroli IX-1015 Ditpolairud Polda Jateng, Wahyoe Tri Pamungkas, menjelaskan bahwa Kapal Pintar bertujuan membuka wawasan masyarakat pesisir melalui kebiasaan membaca. Di dalam kapal, petugas menyediakan lebih dari 50 koleksi buku dengan beragam tema menarik, mulai dari teknologi, budaya, pengetahuan umum, hingga buku keagamaan. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang mudah dijangkau oleh nelayan dan warga sekitar pelabuhan.
Meski mendapat sambutan positif dari masyarakat, pelaksanaan program ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Faktor cuaca buruk yang sering tidak menentu menjadi kendala utama saat kapal hendak bersandar dan melayani masyarakat. Selain itu, rendahnya minat baca di sebagian kalangan masyarakat pesisir juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diatasi secara bertahap melalui pendekatan yang berkelanjutan.
Melalui Kapal Pintar, Ditpolairud Polda Jawa Tengah berharap budaya membaca di kalangan nelayan dapat terus tumbuh dan berkembang. Program ini juga diharapkan mampu membantu masyarakat pesisir Pekalongan agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat, sehingga mereka dapat memiliki wawasan yang lebih luas untuk mendukung kehidupan sehari-hari. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4888 |
Hits Hari ini |
: | 6957 |
Pengunjung Online |
: | 1 |