
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Pekalongan . Karena itu , Pemkot Pekalongan terus memperkuat kemampuan para pendamping dan petugas layanan, agar korban bisa mendapat perlindungan dan penanganan yang lebih cepat serta tepat sasaran .
Melalui Pelatihan Manajemen Kasus Perempuan dan Anak, yang digelar di Aula TP-PKK Kota Pekalongan beberapa waktu lalu, berbagai unsur perlindungan perempuan dan anak dilibatkan . Mulai dari Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak , Kecamatan Berdaya , Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak , Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat atau PATBM , Relawan SAPA , hingga perwakilan masyarakat dari seluruh kelurahan.
Wakil Wali Kota Pekalongan , Balgis Diab menegaskan , penguatan kapasitas pendamping menjadi langkah penting , supaya korban kekerasan dapat memperoleh layanan yang cepat , aman , dan lebih humanis .
Selain meningkatkan kemampuan petugas, Pemkot juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Warga diminta tidak ragu melapor apabila menemukan ataupun mengalami tindak kekerasan. Sebab , layanan pengaduan kini telah tersedia hingga tingkat kelurahan dan kecamatan, dengan jaminan kerahasiaan identitas korban ., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4856 |
Hits Hari ini |
: | 969 |
Pengunjung Online |
: | 1 |