
Warga Kota Pekalongan diminta lebih waspada terhadap ancaman penyakit yang ditularkan tikus, terutama saat membersihkan area rumah yang jarang digunakan, seperti gudang dan tempat penyimpanan barang.
Dinas Kesehatan mengingatkan, tikus bukan hanya mengganggu kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber penularan penyakit berbahaya seperti leptospirosis dan virus hanta.
Sekretaris Dinas Kesehatan dokter Indah Kurniawati menjelaskan, virus hanta dapat menyebar melalui debu yang tercampur kotoran tikus lalu terhirup manusia. Gejala yang muncul di antaranya demam, nyeri otot, batuk, pilek hingga gangguan pernapasan.
Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat diminta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, termasuk tidak membiarkan sisa makanan berserakan yang dapat mengundang tikus datang.
Selain menjaga kebersihan, keberadaan kucing di lingkungan rumah juga dinilai bisa membantu mengurangi populasi tikus secara alami.
Dinkes juga mengimbau warga menggunakan masker dan sarung tangan, saat membersihkan gudang atau area yang diduga terdapat kotoran tikus, agar terhindar dari paparan debu yang berpotensi membawa virus maupun bakteri penyebab penyakit., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4868 |
Hits Hari ini |
: | 3432 |
Pengunjung Online |
: | 1 |