
Peredaran rokok ilegal kini semakin marak, dengan memanfaatkan penjualan online dan jasa pengiriman barang. Modus penyamaran paket pun beragam untuk mengelabui petugas .
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tegal , Aflachul , mengungkapkan wilayah Tegal , Pekalongan dan Batang, selama ini lebih banyak menjadi jalur distribusi rokok ilegal dibanding lokasi produksi .
Menurutnya, sebagian besar rokok ilegal berasal dari luar daerah , terutama Jawa Timur , yang dikirim menggunakan berbagai modus penyamaran . Bahkan , kardus pengiriman kerap dibuat menyerupai paket makanan atau pakan ternak agar tidak menimbulkan kecurigaan .
Selain pengawasan dan penindakan , Bea Cukai juga terus mendorong pelaku usaha rokok ilegal agar beralih menjadi industri legal . Pemerintah disebut membuka peluang legalisasi usaha melalui proses perizinan resmi, yang diawali penerbitan SIUPMB hingga pengajuan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai atau NPPBKC .
Bea Cukai juga mengajak masyarakat dan insan pers, untuk ikut berperan aktif melaporkan dugaan peredaran maupun produksi rokok ilegal . Dukungan masyarakat dinilai penting untuk membantu pengawasan di lapangan, sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan taat aturan ., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4874 |
Hits Hari ini |
: | 4179 |
Pengunjung Online |
: | 1 |