
Ketua PMI cabang Kota Pekalongan , Dwi Arie Putranto mengungkapkan,pembangunan gedung dua lantai seluas 850 meter persegi , merupakan tuntutan regulasi medis masa depan. Gedung baru ini dipersiapkan agar Unit Donor Darah atau UDD PMI Kota Pekalongan, dengan target mampu meraih akreditasi, Cara Pembuatan Obat yang Baik atau CPOB dari BPOM .
Dwi Arie menjelaskan, fasilitas di dalam gedung baru ini sudah terstruktur secara digital mulai dari proses pendaftaran lewat aplikasi , pemeriksaan dokter , pengambilan , hingga ruang penyimpanan darah. Saat ini , UDD PMI Kota Pekalongan rutin melayani permintaan darah dari 19 rumah sakit dan klinik , dengan rata-rata kebutuhan mencapai 14.000 kantong darah per tahun .
Di samping peresmian gedung , momentum ini juga diisi dengan pemberian penghargaan bagi instansi, yang selama ini rutin bekerja sama dengan PMI, dalam menggelar kegiatan donor darah berkala.
Selain itu , diberikan pula apresiasi bagi pendonor teladan individu , serta pembagian paket sembako dan kursi roda untuk membantu warga di lingkungan sekitar gedung baru .
Dwi Arie menambahkan, ke depan , manajemen PMI Kota Pekalongan menargetkan integrasi total pada tiga pilar pelayanan utamanya , yakni unit donor darah , markas relawan , serta klinik kesehatan dalam satu kawasan . Meski proses rehabilitasi gedung lama masih berjalan , pelayanan transfusi darah dipastikan tetap berjalan optimal dan memenuhi standar mutu nasional ., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4856 |
Hits Hari ini |
: | 600 |
Pengunjung Online |
: | 1 |