
Peringatan Hari Bidan Sedunia atau International Day of the Midwife yang diperingati setiap tanggal 5 Mei tahun ini mengangkat tema “One Million More Midwives” atau “Satu Juta Lebih Banyak Bidan”. Tema tersebut menekankan pentingnya investasi global dalam penambahan tenaga bidan guna memastikan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi ibu dan anak di seluruh dunia.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pekalongan, Dwi Hesti Diah mengatakan, tema tersebut menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara jumlah bidan dengan jumlah perempuan usia subur maupun balita yang dilayani. Menurutnya, keberadaan bidan yang memadai sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia menjelaskan, Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan dalam pemerataan tenaga bidan. Jumlah bidan dinilai belum tersebar secara merata karena masih banyak terkonsentrasi di wilayah atau pulau tertentu, sementara daerah lain masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah agar pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat diberikan secara seimbang di seluruh daerah.
Sementara itu, di Kota Pekalongan jumlah bidan yang telah terdaftar sebagai anggota IBI mencapai lebih dari 400 orang. Para bidan tersebut tersebar di berbagai layanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, praktik mandiri, hingga layanan homecare yang telah memiliki izin serta standar kualitas pelayanan. Dengan jumlah tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di Kota Pekalongan dapat terus berjalan optimal. (Opix - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4957 |
Hits Hari ini |
: | 3099 |
Pengunjung Online |
: | 1 |