
Pemerintah Kota Pekalongan terus berupaya menghidupkan kembali, bangunan Eks Atrium yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal. Setelah gedung Eks Sri Ratu yang kini resmi beroperasi menjadi Living Plaza, dengan hadirnya AZKO dan INFORMA , kini perhatian Pemkot beralih ke aset Eks Atrium .
Wali Kota Pekalongan , Achmad Afzan Arslan Djunaid , mengatakan sebenarnya sudah ada investor yang tertarik mengelola gedung tersebut . Namun , proses kerja sama belum mencapai kesepakatan karena nilai appraisal atau penilaian asetnya, dinilai masih terlalu tinggi oleh calon investor .
Menurut Wali Kota yang akrab disapa Aaf itu, Pemkot saat ini masih melakukan komunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK, terhadap kemungkinan penyesuaian nilai appraisal . Langkah tersebut dilakukan agar peluang investasi, semakin terbuka tanpa melanggar aturan yang berlaku .
Pemanfaatan kembali aset daerah ini diharapkan, mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di Kota Pekalongan. Pemerintah optimistis , dengan pengelolaan yang tepat , gedung Eks Atrium dapat kembali hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat ., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 418 |
Pengunjung Online |
: | 1 |