
Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak mendorong Pemkot Pekalongan, memperkuat upaya pencegahan dari lingkungan keluarga. Salah satunya melalui pelatihan pencegahan dan penanganan tindak pidana kekerasan seksual, yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak atau DPMPPA setempat, di Ballroom Hotel Howard Johnson, pada Selasa, 2 Juni 2026 .
Kepala DPMPPA Sriyana menilai, perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang tidak terawasi menjadi salah satu factor, yang meningkatkan kerentanan anak terhadap berbagai bentuk kekerasan . Karena itu, orang tua diminta lebih aktif mendampingi anak saat mengakses media sosial maupun internet .
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengingatkan, bahwa kasus kekerasan seksual dapat terjadi di berbagai lingkungan, bahkan melibatkan orang-orang yang selama ini dipercaya oleh korban. Oleh sebab itu, perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintahsaja, tetapi memerlukan peran aktif keluarga dan masyarakat .
Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari Relawan TIK, untuk memberikan edukasi literasi digital, serta pihak kepolisian yang menjelaskan konsekuensi hukum bagi pelaku kekerasan seksual. Diharapkan, masyarakat akan semakin memahami langkah pencegahan sekaligus berani melaporkan, jika menemukan indikasi kekerasan di lingkungan sekitar., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4872 |
Hits Hari ini |
: | 7866 |
Pengunjung Online |
: | 1 |