
Peran takmir masjid dan marbot yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kegiatan keagamaan kini mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kota Pekalongan . Melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja keagamaan diharapkan memiliki perlindungan sosial yang lebih baik saat menghadapi risiko kerja maupun musibah yang tidak terduga .
Program tersebut ditandai dengan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan santunan Jaminan Kematian pada peringatan Hari Lahir Pancasila di kawasan Pantai Pasir Kencana, 1 Juni 2026 .
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, program perlindungan bagi pekerja keagamaan ini telah berjalan selama beberapa tahun, dan terus diperluas karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Wali Kota Aaf, saat ini sebagian besar takmir masjid dan musala di Kota Pekalongan, telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan .
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, Widhi Astri Aprillia Nia menjelaskan, program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Pekalongan, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan. Pada tahap awal, sebanyak 1.100 pekerja keagamaan telah memperoleh perlindungan, dan jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 1.700 peserta .
Melalui program ini, para takmir dan marbot tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memiliki jaring pengaman sosial, yang dapat memberikan ketenangan bagi mereka dan keluarga, saat menghadapi risiko kehidupan ., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4870 |
Hits Hari ini |
: | 7607 |
Pengunjung Online |
: | 1 |