
Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja atau Dinkop UKM Naker Kabupaten Pekalongan, mencatat sektor UMKM khususnya kluster kuliner, menjadi penyerap tenaga kerja lokal paling dominan. Sektor ini dinilai menjadi solusi konkret dalam menekan, jumlah pencari kerja di daerah dibandingkan sektor industri pabrikan besar .
PLT Kepala Dinkop UKM Naker Kabupaten Pekalongan , Siti Masruroh mengungkapkan , masifnya pertumbuhan usaha kuliner rumahan hingga kafe modern , berdampak langsung pada indikator ketenagakerjaan . Saat ini , Angka Pengangguran Terbuka atau APT di Kabupaten Pekalongan , sukses ditekan hingga menyentuh angka 3,29 persen .
Capaian angka pengangguran tersebut sekaligus menempatkan Kabupaten Pekalongan , sebagai salah satu daerah dengan tingkat pengangguran terendah di sepanjang jalur Pantura . Guna menjaga tren positif tersebut , pihak dinas aktif menggelar pelatihan di Balai Latihan Kerja atau BLK , mulai dari pelatihan koki , pembuatan roti , hingga keterampilan barista .
Siti Masruroh menambahkan , para alumni pelatihan tidak hanya diarahkan untuk mengisi lowongan kerja , melainkan didorong menjadi wirausahawan baru yang mandiri dan melek digital . Pertumbuhan sektor kuliner hilir ini , otomatis memicu multiplier effect yang ikut mendongkrak sektor hulu , seperti pertanian , peternakan , nelayan , hingga jasa kurir lokal ., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4948 |
Hits Hari ini |
: | 2623 |
Pengunjung Online |
: | 1 |