
Pasca pengumuman hasil Tes Kemampuan Akademik di jenjang SD dan SMP , Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, menyiapkan sejumlah langkah strategis, untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa . Hasil TKA perdana ini menjadi bahan evaluasi, sekaligus dasar penyusunan program peningkatan mutu pendidikan .
Kepala Dindik setempat , Mabruri menyampaikan, TKA bukan satu-satunya alat ukur kualitas pendidikan. Mutu pendidikan juga dipengaruhi berbagai aspek lain, seperti proses pembelajaran , karakter peserta didik , kompetensi guru , hingga lingkungan belajar yang kondusif .
Untuk memperkuat kemampuan siswa , pihaknya mengoptimalkan kerja sama dengan Tanoto Foundation yang fokus pada pengembangan literasi dan numerasi . Selain itu , peran Kelompok Kerja Guru (KKG) , Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) , serta pengawas sekolah juga akan diperkuat, guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah .
Mabruri menambahkan, tantangan terbesar dalam TKA adalah , soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skills atau HOTS, yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah .
Karena itu , penguatan literasi dan numerasi akan terus dilakukan melalui pendekatan pembelajaran mendalam dan STEAM, agar siswa lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4871 |
Hits Hari ini |
: | 95 |
Pengunjung Online |
: | 1 |