
Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia tingkat Kota Pekalongan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan menggelar aksi simpatik turun ke jalan pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kampanye edukasi kepada masyarakat tentang bahaya konsumsi rokok dan pentingnya menjaga generasi muda dari paparan zat adiktif. Petugas kesehatan membagikan informasi serta mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat tanpa rokok.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pencegahan Pengendalian Penyakit (Kesmas P2P) Dinkes Kota Pekalongan, dr. Dita Rasnasuri, menjelaskan bahwa peringatan yang sebenarnya jatuh pada 31 Mei tersebut sengaja diisi dengan aksi lapangan di lima titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Lokasi yang menjadi sasaran kegiatan meliputi Simpang Lima Tugu Perahu, Taman Nursery Kuripan Lor, Lapangan Mataram, Alun-Alun Kota Pekalongan, dan Perempatan Sorogenen.
Menurut Dita, selain tingginya konsumsi rokok konvensional, saat ini muncul tantangan baru berupa meningkatnya penggunaan rokok elektronik atau vape di kalangan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan karena sejumlah produk vape diketahui rentan disalahgunakan dengan mencampurkan bahan-bahan narkoba berbahaya. Fenomena ini bahkan mulai menyasar anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah yang menjadi kelompok rentan terhadap pengaruh lingkungan.
Melalui aksi simpatik tahunan ini, Dinkes Kota Pekalongan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk rokok dan vape bagi kesehatan. Dita juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar, untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak dan remaja. Upaya bersama tersebut diharapkan mampu memutus mata rantai paparan zat adiktif berbahaya serta menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4868 |
Hits Hari ini |
: | 1264 |
Pengunjung Online |
: | 1 |