
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pariwisata di Kota Pekalongan menunjukkan tren positif dengan kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang ada, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Kota Pekalongan meningkat dari 9,29 persen pada tahun 2025 menjadi 17,46 persen pada tahun 2026. Peningkatan ini menjadi indikator membaiknya aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan jasa pendukung lainnya.
Kepala Bidang Pariwisata Dinparbudpora Kota Pekalongan, Retno Purnomo, menjelaskan bahwa angka 17,46 persen tersebut tidak semata-mata berasal dari retribusi objek wisata. Dalam perhitungan PDRB, terdapat berbagai instrumen yang turut berkontribusi, seperti pajak hotel, usaha akomodasi, penyediaan makan dan minum, perdagangan besar dan eceran, serta sejumlah sektor pendukung lainnya yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas pariwisata.
Menurut Retno, salah satu faktor yang mendorong peningkatan tersebut adalah tingginya aktivitas belanja masyarakat di dalam wilayah Kota Pekalongan. Kebiasaan warga yang masih banyak menghabiskan pengeluaran untuk makan dan minum di dalam kota memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha kuliner, perhotelan, dan sektor jasa lainnya.
Pemerintah Kota Pekalongan berharap tren peningkatan ini dapat terus dipertahankan melalui berbagai program pengembangan destinasi wisata, promosi daerah, serta dukungan terhadap pelaku usaha pariwisata. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, sektor pariwisata diharapkan semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kota Pekalongan. (Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4870 |
Hits Hari ini |
: | 6606 |
Pengunjung Online |
: | 1 |