
Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan limbah dapur rumah tangga sebagai salah satu upaya mengurangi tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut dinilai tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat mendukung ketahanan pangan di daerah.
Ketua Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan, Handono Warih, menjelaskan bahwa pemilahan sampah sebaiknya dimulai dari rumah. Menurutnya, pemilahan antara sampah organik dan anorganik dapat mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke TPA sekaligus memudahkan pengolahan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Handono menyebut, limbah organik dari dapur seperti sisa makanan dan bahan nabati dapat difermentasi dengan cara yang benar untuk dijadikan pupuk kaya nutrisi. Pupuk tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk mendukung program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lingkungan rumah untuk menghasilkan berbagai kebutuhan pangan.
Ia berharap edukasi mengenai pengelolaan limbah berbasis rumah tangga dapat terus dikembangkan dan dikolaborasikan dengan program pertanian maupun pelaku UMKM. Dengan kolaborasi tersebut, pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4941 |
Hits Hari ini |
: | 996 |
Pengunjung Online |
: | 1 |