
Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke Museum Batik di Pekalongan selama tahun 2016 lalu, ternyata mencapai angka 24 ribuan orang.
Tour Guide Museum Batik, Fajar Dewa mengatakan, bahwa tingkat kunjungan tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan kunjungan di tahun 2015, yang hanya berkisar 21 ribuan pengunjung.
Hal ini menyebabkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD dari tiket masuk pun meningkat, dari angka 55 juta pada 2015 lalu, meningkat ditahun 2016 menjadi sekitar 70 juta rupiah.
Fajar Dewa mengungkapkan, pengunjung di dominasi dari kalangan pelajar yang mendapatkan pelajaran muatan lokal membatik. Sedangkan untuk wisatawan asing biasanya turis dari Jepang, Malaysia, Belanda dan Jerman lah yang tertarik mengunjungi dan belajar membatik di Museum Batik.
(Kharisma - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4820 |
Hits Hari ini |
: | 20 |
Pengunjung Online |
: | 1 |