Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi atau BPPT, akan memfasilitasi sistem pantau parkir, yang berfungsi untuk memantau potensi pendapatan, jumlah kendaraan yang terparkir, maupun ketersediaan tempat parkir di wilayah Kota Pekalongan.
Kepada Radio Kota Batik, Ketua Kegiatan BPPT, Tri Widodo mengatakan, sistem pantau tersebut merupakan teknologi image processing, yang bisa mendeteksi gambar yang ditangkap oleh kamera.
Tri widodo mengungkapkan, Kota Pekalongan dijadikan kota pertama dalam diuji cobakan teknologi untuk perparkiran tersebut.
Menurut Tri Widodo, sistem pantau parkir akan diuji cobakan pada akhir tahun 2017, yakni sekitar bulan Oktober atau November mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan setempat, Slamet Prihantono menjelaskan, teknologi tersebut akan di uji cobakan untuk memantau parkir mobil di sekitar kawasan Alun Alun Jalan Nusantara.
Menurut Slamet Prihantono, apabila dinilai sudah efektif, nantinya Pemkot akan berupaya untuk menerapkan, sistem pantau serupa di titik parkir mobil yang ramai.
Slamet menambahkan, dengan teknologi pantau, maka mobil yang terparkir akan terpantau secara jelas, sehingga potensi pendapatan parkir bisa dimaksimalkan.
Selain itu, ada pula aplikasi smartphone yang bisa diakses masyarakat untuk mengetahui ketersediaan tempat parkir di titik yang diuji cobakan.
(Kharisma - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4955 |
Hits Hari ini |
: | 2893 |
Pengunjung Online |
: | 1 |