Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendukung aksi perusahaan swasta dalam mengakomodasi pedagang tradisional untuk lebih berkembang Namun yang terpenting adalah kesadaran dan keinginan dari pelaku usaha.
Hal tersebut di sampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Manajemen Ritel Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan di Kajen.
Asip kepada Radio Kota Batik mengatakan sinergi yang baik ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi berbagai pihak Baik pedagang tradisional maupun toko modern.
Menurut Asip UMKM di Kabupaten Pekalongan saat ini berjumlah 50.000 ribu dan itu dari bermacam-macam UMKM Oleh karena itu pihaknya menggandeng perusahaan swasta untuk bersama-sama melakukan pembinaan terkait manajemen keuangan.
Sementara itu Deputi Branch Manager Alfamart Semarang Supriyanto mengatakan pelatihan yang melibatkan para pelaku UMKM dan pedagang kelontong ini digelar secara rutin setiap tahun Tujuannya mengajak para pelaku UMKM dan pedagang kelontong khususnya yang juga memiliki bisnis ritel untuk memahami manajemen ritel modern.
Supriyanto menambahkan pelatihan manajemen ritel diikuti 100 pedagang dan pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut antara lain tentang manajemen penataan barang pengaturan stok barang manajemen keuangan atau cash flow serta tips mengamati tren pasar terkait produk yang sedang diminati. (Indra Dwi Purnomo - Ella)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 3256 |
Pengunjung Online |
: | 1 |