
Badan Nasional Penanggulangan Bencana, mengelar sekolah sungai sebagai bagian untuk menangulangi resiko bencana di Kota Pekalongan, mulai 11 hingga 14 Sepetember mendatang.
Acara di ikuti oleh puluhan fasilitator dari 10 kabupaten dan kota di Indonesia, seperti Kabupaten Malang, Cimahi dan Bandung.
Kepada Radio Kota Batik, Kepala Pengurangan Resiko Bencana pada BNBP, Lilik Kurniawan mengatakan, fasilitator akan diberi pembekalan pengurangan resiko bencana sungai, sehingga setelah pulang ke daerah, mereka akan melakukan aksi perbaikan sungai.
Menurut Lilik, selama ini kondisi sungai di Indonesia, terutama sungai-sungai yang ada di pulau Jawa, sudah mengalami perubahan yang sangat jauh dari kondisi sungai yang dulu.
Selain kondisi fisik sungai yang sudah tak lebar lagi, kualitas air sungai sekarang nampak berbau, hitam dan dipenuhi oleh sampah.
Lilik menambahkan, pengurangan resiko bencana tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah. Untuk itu, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat, untuk ikut mengurangi resiko bencana dengan menjaga lingkungan sekitar sungai.
(Kharisma - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4802 |
Hits Hari ini |
: | 3205 |
Pengunjung Online |
: | 1 |