Sebanyak 280 dari 285 desa atau kelurahan di 19 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan saat ini ditetapkan siaga darurat bencana kekeringan. Sedangkan 5 desa di 4 Kecamatan mengalamai bencana kriris air bersih pada musim kemarau pada tahun ini.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi krisis air bersih Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat melakukan droping air bersih di lima desa yang terkena krisis air bersih.
Kepala BPBD Kaupaten Pekalongan Bambang Sudjatmiko kepada Radio Kota Batik mengatakan sebelumnya pihaknya sudah melakukan survei bersama instansi lainya tentang desa yang alami krisis air bersih.
Menurut Bambang 5 desa yang mengalami krisis air bersih yaitu Desa Luragung Kecamatan Kandangserang, Desa Pegandon Kecamatan Karangdadap, Desa Kesesi dan Ujungnegroro Kecamatan Kesesi serta Desa Rowocacing Kecamatan Kedungwuni.
Bambang menjelaskan untuk droping air bersih di lima desa tersebut akan terus dilakukan droping minimal satu minggu dua kali pendropingan air bersih sudah di dimulai dari tanggal 13 September sampai 11 November 2017.
Bambang menambahkan apabila dalam dua bulan kedepan musim kemarau masih melanda di Kabupaten Pekalongan dimungkinkan pengiriman air bersih juga akan ikut diperpanjang.
( Indra Dwi Purnomo - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4916 |
Hits Hari ini |
: | 3713 |
Pengunjung Online |
: | 1 |