
Ribuan nelayan, bersama Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, menghadiri upacara nyadran atau syukuran dari nelayan, di TPI Wonokerto, pada Senin 25 September 2017.
Ritual sadranan dimulai dengan kapal yang membawa sesaji, yang terdiri atas kepala kerbau, hasil bumi dan jajan pasar, serta peralatan dapur ke tengah laut, sejauh sekitar satu kilometer dari TPI.
Dalam sambutannya, Bupati Asip Kholbihi mengungkapkan, sebagai dukungan utama kegiatan nyadran adalah infrastruktur jalan yang bagus.
Menurut Bupati, akhir-akhir ini pihaknya banyak menerima keluhan dari para nelayan, tentang sepinya kegiatan TPI yang dikarenakan jalan rusak. Untuk itu, pihaknya saat ini sedang memperbaiki jalan menuju TPI dan untuk infrastruktur TPI, Dinas Kelautan dan Perikanan diminta untuk menata dan merevitalisasi.
Bupati menambahkan, saat ini pihaknya telah memiliki program asuransi bagi para nelayan. sampai saat ini jumlah nelayan yang sudah divalidasi untuk menerima asuransi sebanyak 2.000 orang, dari hampir 10.000 nelayan yang ada di Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Andalas mengatakan, rangkaian kegiatan Nyadran dilaksanakan mulai 24 September hingga 26 September 2017. Rangkaian kegiatan Nyadran antara lain Organ Tarling, Larung Sesaji, Lomba Dayung dan Wayang Kulit, Pengajian Islami dan Orkes Dangdut.
(Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4802 |
Hits Hari ini |
: | 3247 |
Pengunjung Online |
: | 1 |