Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, mulai mengembangkan budidaya tanaman dengan teknik hidroponik. Hal ini untuk menyikapi semakin sempitnya lahan lestari di Kota Batik.
Kepala Bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, Darsari Resi Artanti, kepada Radio Kota Batik menjelaskan, sampai dengan 2017 ini lahan pertanian di Kota Pekalongan tercatat seluas 737 hektar.
Namun dari luas itu, hanya sekitar 600 hektar diantaranya yang masih bisa ditanami. Sementara ratusan hektar yang lain, terutama di Pekalongan Utara, sudah diubah menjadi tambak atau mati tergenang rob.
Darsari Resi Artanti menambahkan, budidaya tanaman teknik hidroponik selama ini dikembangkan di kebun pembibitan yang ada di Kertoharjo, dengan berbagai macam jenis sayuran.
( Khanif – Opix )







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4800 |
Hits Hari ini |
: | 3785 |
Pengunjung Online |
: | 1 |