Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah mengajak media termasuk lembaga penyiaran untuk mencegah timbulnya konflik dalam Pilkada Serentak atau Pilgub Jateng 2018 dan tidak justru menjadi pemicunya.
Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah Asep Cuantoro kepada Radio Kota Batik menjelaskan sebagai upaya mencegah adanya konflik maka pihak KPID terus melakukan sosialisasi dan pengawasan langsung pada lembaga penyiaran.
KPID juga akan mengoptimalkan pencegahan konflik Pilkada dengan dukungan dari kelompok masyarakat pemantau yang ada disetiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Asep Cuantoro menambahkan pencegahan konflik diharapkan juga bisa lebih maksimal dengan adanya aturan pemasangan iklan pilkada yang kini seluruhnya sudah ditangani oleh Komisi Pemilihan Umum dan bukan oleh masing masing pasangan calon. ( Khanif – Opix )







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4811 |
Hits Hari ini |
: | 8021 |
Pengunjung Online |
: | 1 |