
Data dari KUA Pekalongan Barat menyebutkan jumlah pernikahan terjadi pada bulan Syawal dan Dzulhijjah atau pada bulan Juli dan September 2017.
Penghulu Muda KUA Kec. Pekalongan Barat Subhan mengatakan rata-rata jumlah pernikahan di Pekalongan Barat setiap tahun mencapai sekitar 970 atau 980 peristiwa.
Kepada Radio Kota Batik Subhan menjelaskan pada bulan Januari 2017 terdapat 72 pernikahan / Februari ada 37 pernikahan Maret ada 71 pernikahan, April 72, Mei 61, Juni hanya 5, Juli ada 143, Agustus ada 49 dan pada September ini ada 138 pernikahan.
Subhan menambahkan menurut tren yang ada biasanya bulan dengan jumlah pernikahan terendah adalah bulan Ramadhan dan Muharram atau pada Juni dan Oktober 2017. (Amy Priyono W - Dirhamsyah)