Realisasi untuk investasi di wilayah Kota Pekalongan, selama tahun 2017 ini, diketahui baru tercapai sekitar 56%, dari target investasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yaitu sebesar 400 milyar rupiah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pelayanan Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu atau DPM PTSP setempat , Supriono, usai acara Sepeda Sehat K3, pada Jumat, 3 November 2017.
Menuruit Supriono ,saat ini realisasi investasi, saat ini baru mencapai 224 milyar rupiah, padahal potensi investasi di Kota Pekalongan bisa mencapai 700 milyar rupiah.
Supriono kepada Radio Kota Batik menjelaskan, realiasai investasi belum bisa tercapai, karena ada 4 investasi besar yakni tiga mall dan satu hotel, yang masih terkendala dengan aturan perwal maupun perda.
Supriyono mengatakan, pihaknya akan meminta petunjuk dari Wali Kota, sehingga investasi tidak terhambat masuk ke Kota Pekalongan.(Kharisma - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4916 |
Hits Hari ini |
: | 3979 |
Pengunjung Online |
: | 1 |