Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan menyatakan, banyak pohon peneduh terpaksa harus di tebang karena di gunakan untuk mendukung pembangunan infrastuktur.
Kepada radio Kota Batik, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Endarwanto mengakui, dari hasil pemantauan banyak pohon peneduh yang ditebang karena untuk pembagunan jalan.
Menurut Endarwanto, penebangan pohon salah satunya dilakukan di kawasan jalan Wilis karena lokasi pohon digunakan untuk perbaikan jalan dan saluran air.
Endarwanto mengungkapkan, ada sebanyak 300an pohon yang harus ditebang selama tahun 2017, karena untuk memndukung pembangunan infrastuktur lainya.
Endarwanto menambahkan, dari data yang ada, di seluruh Kota terdapat sebanyak 5000an pohon yang terus diinventarisir, baik usia maupun kondisi pohon apakah rawan tumbang atau roboh.
(Tri Handayani - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4954 |
Hits Hari ini |
: | 3168 |
Pengunjung Online |
: | 1 |