
Meski sudah ditetapkan harga eceran tertinggi, untuk gas 3 kilo sebesar 15500 per tabung, namun sebagian warga Kota Pekalongan, masih harus membelinya dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Hal ini diantaranya karena persediaan dan kebutuhan, yang tidak seimbang, dan lemahnya pemantauan di tingkat pengecer.
Kasie Sarana Distribusi Dindagkop, Setyo Budi kepada Radio Kota Batik mengatakan, dari pemantauan di lima agen, dan 200 pangkalan, harga gas 3 kilo masih dijual sesuai HET.
Sedangkan harga di ribuan pengecer yang ada saat ini, gas elipiji 3 kilo memang bervariasi, bahkan bisa sampai 20 ribu per tabung. Menyikapi hal ini kemungkinan akan dilakukan operasi pasar, untuk menstabilkan harga.
Sebelumnya sejumlah warga juga mengeluhkan sulitnya memperoleh gas 3 kilo di beberapa tempat, sementara persediaan yang ada, beberapa dijual dengan harga tinggi. (Khanif - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4860 |
Hits Hari ini |
: | 4294 |
Pengunjung Online |
: | 1 |