
Tiga Kelurahan yakni Kelurahan Podosugih, Kelurahan Kauman dan Kelurahan Medono, mendeklarasikan gerakan stop Buang Air Besar Sembarangan atau BABS.
Hal tersebut di bacakan saat upacara Hari Kesehatan Nasioanal atau HKN Ke 53, yang di laksanakan halaman Rumah Skait Bendan Kota Pekalongan.
Kepada Radio Kota Batik, Kepala Dinas Kesehatan, Slamet Budiyanto mengatakan, untuk tahun ini masih tiga kelurahan yang mendeklarasikan stop BABS.
Menurut Slamet, pihaknya secara bertahap pihaknya akan mendorong kelurahanya lainya untuk mengikuti sehingga pada tahun 2019 nanti semua kelurahan sudah komitmen untuk stop BABS.
Slamet Budiyanto menjelaskan, secara keseluruhan masyarakat Kota Pekalongan sudah menggunakan jamban untuk buang air besar yaitu sekitar 80 persen.
Slamet mengungkapkan, langkah yang akan dilakukan, pihaknya akan bersinergi dengan instansi lainya dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.
Slamet menambahkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk membuat jamban mandiri dan membiasakan hidup bersih dan sehat dengan membuang air besar di jamban.
( Indra Dwi Purnomo - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4859 |
Hits Hari ini |
: | 1404 |
Pengunjung Online |
: | 1 |