Jenazah Tohani, umur 55 tahun warga Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, yang menjadi korban dalam kecelakaan Kapal Makmur Rejeki di perairan Masalima Kalimantan Selatan, akan di pulangkan, pada Jumat, 17 November 2017.
Kepada Radio Kota Batik, Adik korban, Lawi umur 50 tahun mengatakan, ia pertama kali mendengar kabar tersebut dari nahkodanya sendiri.
Menurut Lawi, adiknya mulai berlayar dari Juana, Kabupaten Pati, sejak 10 hari yang lalu dan korban sudah menjadi nelayan selama 25 tahun.
Lawi menambahkan, korban meninggalkan satu istri dan lima anak. Sebelum mendapatkan kabar tersebut, ia dapat firasat selama dua hari.
Sementara itu, Kapolsek Wiradesa Ajun Komisaris Polisi Yoriza Prabowo mengatakan, sebelumnya pihaknya mewakili Kapolres Pekalongan mengucapkan bela sungkawa atas kejadian tersebut.
Menurut Yoriza, untuk korban yang tenggelam saat ini, masih dalam perjalanan ke rumah duka dengan menggunakan kapal laut dan rencananya jenazah akan datang pada hari Jumat.
Yoriza menambahkan, saat ini masih ada 3 warga Pekalongan, yang belum ditemukan dan pihaknya berharap tim SAR gabungan bisa menemukan korban yang hilang tersebut. (Indra Dwi Purnomo - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 2246 |
Pengunjung Online |
: | 1 |